Minggu, 06 Maret 2011

Desire to Kill (South Korea.2010)

Dir : Jo Won Hee
Cast : Yoo Hae Jin, Cheon Ho Jin, Seo Hyo Rim, Lee Jeong Heon, Ra Mi Ran, Jeong Ahn Eun, Kim Sang Hwa


Baku hantam karena saling benci dengan tekanan rasa dendam mendalam bisa kita nikmati dari I Saw the Devil yang juga rilis tahun ini. I Saw the Devil dengan jelas membiarkan kita dari awal tahu siapa karakter protagonis dan antagonis dalam film ini, meskipun kebelakang kita jadi merasa karakter protagonis yang kita pihak justru melakukan tindakan-tindakan bak seorang antagonis karena rasa dendam yang dalam.

Tidak demikian dengan Desire to Kill, yang mengambil premis cerita yang sama persis dengan I Saw the Devil, tetapi saat pendekatan yang lebih kompleks pada penonton, karena pada perkembangan film berjalan memasuki paruh kedua film ini, penonton dibuat blur dengan latar belakang dendam yang terjadi antara kedua karakter utama film ini. Penonton yang dari awal dibuat percaya dengan karakter central protagonis film ini, kemudian diputarbalikkan dengan fakta yang kemudian justru meragukan semua hal karena karakter yang dari awal diperlihatkan sebagai antagonis justru menjadi korban dan perlahan bangkit menjadi protagonis.

Sebuah film dengan tingkat kerumitan naskah yang cukup baik dan membuat penonton akan dengan setia menunggu akhir drama yang penuh baku hantam, darah tetapi dengan unik terjadi dengan segala kekurangan yang harus dihadapi oleh kedua karakter utama yang adalah pasien sebuah rumah sakit karena menderita disorientasi fisik, mental, memori.

Min Ho dirawat dirumah sakit karena kelumpuhan, beberapa kali mencoba untuk mengakhiri hidupnya karena sudah tidak punya lagi gairah hidup, tetapi dia kemudian kembali memiliki semangat hidup karena tak lama bersebelahan dengan seorang pasien Sung Up yang ternyata adalah orang yang telah membunuh kekasihnya dimasa lalu. Sung Up mengalami amnesia akut yang membuatnya lupa semua ingatannya. Perlahan Min Ho berusaha membalaskan dendamnya pada Sung Up dengan keterbatasannya itu. Berbagai cara dilakukannya, dengan pisau rumah sakit, stocking yang berisi sabun, permen gel dan tali.

Semua usahanya untuk membunuh Sung Up selalu berakhir dengan kegagalan, bahkan saat dia berhasil membuat Sung Up jatuh ke jurang justru dia menolongnya kembali karena tidak ingin membiarkan Sung Upmati dengan mudah, dia ingin Sung Up mati dengan penderitaan. Sung Up kemudian perlahan bisa mengingat dan memori-memorinya tentang Min Ho pun kembali dan justru inilah yang kemudian menjadi titik balik kisah ini karena kemudian Min Ho justru seperti pihak yang telah menghancurkan hidup Sung Up, sebuah kenyataan yang berhasil memutarbalikan fakta yang telah dibangun dari awal.

Siapa yang akan kita percaya, Sung Up atau Min Ho, mereka seperti mempermainkan penonton untuk berjuang meraih simpati dengan apa yang mereka percaya untuk bertahan hidup dan saling membenci satu sama lain dan kemudian untuk saling bunuh.

Sebuah twist luar biasa disiapkan untuk menjadi ending film ini dan tidak hanya untuk penonton tetapi juga untuk kedua karakter ini. Menuju akhir film ini kita disuguhkan adu jotos dua pasien rumah sakit yang menderita kelumpuhan untuk melampiaskan dendam dan bertahan hidup dengan semua keterbatasan fisik yang mereka miliki.

Cheon Ho Jin bermain sebagai Min Ho dan Yoo Hae Jin sebagai Sung Up, kedua aktor ini bermain total dan luar biasa, terutama Yoo Hae Jin yang adalah salah satu dari banyak aktor watak underrated Korea yang juga bermain luar biasa dalam Moss (2010), Truck (20
08), The King and the Clown (2005).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar