Minggu, 06 Maret 2011

Animal Kingdom (Australia.2010)

Dir : David Michod
Cast : James Frecheville, Ben Mendhelsohn, Jackie Weaver, Joel Edgerton, Sullivan Stapleton, Luke Ford and Guy Pearce


Animal Kingdom menjadi salah satu hits dari Australia yang populer menjelang oscar tahun ini, selain karena penampilan Jackie Weaver yang berhasil mencuri perhatian para voters oscar untuk memberikannya kepercayaan menjadi salah satu aktris pendukung terbaik tahun ini, film ini memberikan premis cerita yang menarik dengan berlatar dunia kriminalitas Melbourne Australia yang jarang menjadi konsumsi publik dunia.

Animal Kingdom disini mengambil sebuah perumpamaan pada kehidupan para kriminal-kriminal yang dengan leluasa melakukan berbagai macam tindak kejahatan tanpa kompromi dan seperti mendapatkan dukungan dari keluarganya serta tidak mudah untuk disentuh oleh pihak yang berwenang, hanya hukum alam yang pada akhirnya menjadi semacam lembaga hukum otomatis membiarkan individu dengan kekuasaan, kekuatan dan keberanian paling besar yang akan menjadi pemenang, bahkan tidak peduli saingan tersebut adalah kerabat sendiri, persis seperti dunia binatang tanpa toleransi dan nurani.

Animal Kingdom mengantarkan kisah keluarga Cody, sebuah keluarga yang entah bagaimana kedua orang tua mereka ‘berhasil’ mendidik semua anaknya menjadi kriminal, dengan sudut pandang J (dimainkan oleh pendatang baru James Frecheville) yang belum genap berusia 18thn tetapi sudah harus membiasakan diri untuk setiap hari menyaksikan tindak-tindak kejahatan yang dilakukan oleh 4 orang pamannya. J menjadi yatim piatu ketika dia menemukan ibunya meninggal karena overdosis, pilihan untuk kemudian tinggal bersama neneknya kemudian seperti menjadi pilihan yang salah buat J, hidup terpisah selama ini dari kerabatnya ini adalah keputusan Julia sang ibu untuk menjauhkan J dari pengaruh negatif keluarganya tersebut.

Animal Kingdom kemudian membawa kita dengan narasi dari J pada kesehariannya menghadapi, mempelajari dan membiasakan hidup berdampingan dengan gaya hidup tidak terkontrol dari 4 pamannya Pope, Baz, Craig dan Darren dan sang nenek (Jackie Weaver) yang dengan caranya selalu berusaha memberikan kehangatan kepada semua anggota keluarganya, walaupun dibeberapa kondisi terasa keharmonisan yang dia inginkan hanya ada dalam pikirannya sendiri. Pada saat yang bersamaan J juga menjalin hubungan dengan Nicky, teman sekolahnya.

Sebuah tragedi kemudian menjadi titik balik bagi J untuk seperti memikirkan kembali keterlibatanya dengan keluarga barunya ini karena kemudian tragedi tersebut mengiring berbagai masalah lain muncul dan mau tidak mau melibatkan J yang berakhir hanya sebagai korban.

Penembakan Baz oleh para aparat yang berakhir kematiannya menyulut dendam Pope, Craig dan Darren membalaskan rasa kehilangan mereka dengan melakukan pembunuhan terhadap dua orang polisi patroli malam yang sedang bertugas. Pihak yang berwajib kemudian menangkap mereka tetapi karena tidak ada cukup bukti untuk mendakwa, mereka akhirnya dibebaskan. J yang tidak tahu menahu tentang ini menjadi sasaran para tim penyidik untuk dijadikan saksi untuk dimintai keterangan dan mendapatkan perlindungan sebagai saksi dari pihak penyidik. Sampai kemudian terbunuhnya Nicky menjadi poin titik balik bagi J untuk bertahan melindungi dirinya sendiri dan membalaskan kesewenangan keluarganya sendiri terhadap apa yang dimiliki. Dalam hal ini J akhirnya mengambil posisi sebagai salah satu dari bagian keluarganya tersebut dengan memutuskan untuk menyelesaikan semuanya dengan cara hukum rimba.

New York Times mereviw film ini sebagai “An Australian answer to GoodFellas” . Sebuah review yang cukup membanggakan bagi David Michod sang director yang juga menulis sendiri naskah film ini. Sebuah crime drama dengan framing intensitas ketegangan yang terjaga konstan menjelang film ini berakhir, tidak ada disalahkan atau dibenarkan dalam film ini, semua orang merasa dirinya benar dan dengan leluasa bertindak tanpa kontrol dan pemikiran yang dalam, benar-benar sebuah perumpamaan yang begitu pas mengantarkan maksudnya film ini dengan judul Animal Kingdom.

Pendatang baru James Frecheville sebagai J, bermain polos tanpa beban, sebuah bentuk pembangunan karakter pada tingkat tekanan hidup dari sekitarnya diperlihatkan dengan baik. Tetapi yang benar-benar mendapatkan kredit lebih tentu Jackie Weaver, sang nenek yang dengan sepenuh hati berupaya memberikan segala yang terbaik buat semua anak-anaknya meski pada sisi lain sangat terasa sekali bahwa dia adalah iblis betina yang sangat kejam dan bengis, tidak salah kemudian tahun ini oscar memberikannya nominasi aktris pendukung terbaik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar